Unimal Bangun Tujuh Gedung Belajar Baru, Telan Biaya Rp139 Miliar

Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Prof. Nizam, bersama Rektor Unimal, Dr. Herman Fithra saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan tujuh unit gedung baru Unimal di Kampus Reuleut, Muara Batu, Aceh Utara, Minggu (3/4/2021) (Dok Ist)

Aceh Utara | Acehcorner.com – Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Prof. Nizam, melakukan peletakan batu pertama tujuh gedung di Universitas Malikussaleh (Unimal), Kampus Reuleut, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, Minggu (3/10/2021). Pembangunan gedung Unimal itu merupakan proyek Aksi ADB dengan anggran mencapai Rp. 139 Milyar.

Dalam sambutannya, Dirjen Dikti Prof. Nizam, menyampaikan, pembangunan tujuh gedung itu menggunakan uang rakyat sehingga harus digunakan sebaik mungkin.

“Gunakan dana ini dengan baik, jangan dikorupsi. Semoga pembangunan tujuh gedung tersebut bisa berjalan lancar,” kata Nizam di hadapan sejumlah ulama dan para rektor sejumlah universitas di Aceh.

Menurut Nizam, membangun kampus memang mudah, satu atau dua tahun selesai. Tapi membangun akhlak mulia dan beretika mahasiswa tidaklah mudah, tetapi di situ kunci keberhasilan pendidikan. Sangat perlu kesungguhan seluruh sivitas akademika Unimal dengan dukungan ulama dan umara untuk menjadikan mahasiswa sebagai insan kamil yang siap membangun bangsa dan negara.

Nizam menyebut perguruan tinggi dituntut tidak hanya berguna bagi mahasiswa, tetapi juga untuk masyarakat. Kampus bukan hanya pajangan dengan gedung megah, tetapi bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Masyarakat sekitar kampus harus merasakan keberadaan Unimal. Kampus harus berperan dalam mencari solusi berbagai persoalan masyarakat bahkan bisa memberdayakan masyarakat sekitar.

Rektor Unimal, Dr. Herman Fithra, ASEAN.Eng., mengatakan pihaknya memberikan apresiasi kepada para ulama yang sudah mendukung penegerian Unimal 20 tahun lalu. Unimal sebagai satker memiliki keterbatasan dalam pembiayaan empat kampus yang ada di Aceh Utara dan Lhokseumawe.

“Sekarang kampus Unimal bertambah lagi di Sigli, yakni Kampus Akper Pidie yang kini sudah menjadi bagian dari Unimal,” ujar Herman.

Peletakan batu pertama pembangunan tujuh gedung baru Unimal juga dihadiri Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Warul Walidin, Rektor Universitas Teuku Umar, Prof. Dr. Jasman, serta sejumlah pimpinan perguruan tinggi lainnya di Aceh.

Sebelumnya, Dirjen Dikti dan rombongan meninjau lokasi Fakultas Kedokteran Unimal di Uteunkot, dan sejumlah fakultas di Kampus Bukit Indah, Kota Lhokseumawe. Prof. Nizam dan sejumlah pimpinan Forkopimda serta para rektor juga melakukan penghijauan di Kampus Reuleut, Muara Batu, Aceh Utara, dengan menanam pohon.[Ril]

 

0 Komentar

https://www.olg.link/