Ratusan Mantan Kombatan GAM Dan Tapol Di Aceh Timur Dapat Lahan 2 Hektar

Bupati Aceh Timur, H. Hasballah Bin H.M Thaib (Rocky) bersama staf dan tokoh masyarakat saat meninjau lokasi eks lahan PT Gunung Meudang Raya Utama Timber (GMRUT) sebelum diserahka kepada mantan kombatan GAM, Tapol, Napol dan korban konflik. (Dok. Ist)

Aceh Timur | Acehcorner.com – Mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang selama ini menempati perumahan di Kota Terpadu Mandiri (KTM) di Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, akan mendapatkan tanah untuk lahan pertanian masing-masing seluas dua hektar.

Selain mantan kombatan, tahanan politik (Tapol) dan narapidana politik (Napol), serta masyarakat terimbas konflik juga akan mendapatkan hal yang sama seperti yang tercantum dalam MoU Helsinky.

"Lahan yang akan dibagikan tersebut adalah lahan kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) eks lahan PT Gunung Meudang Raya Utama Timber (GMRUT) yang sudah dicabut hak pengelolaannya oleh Kementerian LHK dan Kehutanan pada tahun 2019” kata MB Bandi Harvirdaus, Kepala Dinas Pertanahan Aceh Timur, Senin (28/6/2021).

Baca juga: Kecelakaan Bus Di Aceh Timur, Dua Orang Meninggal

Saat ini status pengelolaannya di bawah kewenangan Pemda Aceh Timur. Dan karena pengelolaannya menjadi kewenangan Pemda, maka Bupati Aceh Timur akan membagikan lahan eks HTI seluas 7.300 hektar itu, kepada 189 warga yang telah mendiami perumahan di kawasan KTM tersebut.

“Lahan itu saat ini sedang tahap pengukuran, nanti pemilik yang selama ini sudah menggunakan lahan tersebut akan menunjukkan lahannya, lalu diukur oleh BPN dan dikeluarkan sertifikatnya” kata Bandi.

Sementara Kepala Dusun Sumedang Jaya yang juga Panglima KPA 05 Idi Rayeuk, Syafrizal Komeng,  mengatakan, saat ini sebanyak 189 perumahan di KTM tersebut, 70 persen dihuni oleh mantan kombatan GAM dan selebihnya masyarakat miskin.

“Masyarakat yang mendiami perumahan ini juga sudah lama bercocok tanam di lahan eks HTI PT GMRUT, Alhamdulillah Pemda Aceh Timur akan menyerahkan lahan tersebut kepada kami dan membantu membuat sertifikatnya” ujar Syafrizal.

 

0 Komentar

https://www.olg.link/