Polres Aceh Utara Bersama PGE Lakukan Vaksinasi Covid-19 dan Bagikan Beras Kepada Masyarakat

Perwakilan PT. Pema Global Energi (PGE) Agus Salim, didampingi Muspida Plus Aceh Utara menyerahkan bantuan beras kepada warga usai divaksin dalam kegiatan vaksinasi massal yang di gedung CMC Syamtalira Aron, Aceh Utara, Rabu (1/92021). (Dok. Acehcorner)


Aceh Utara|Acehcorner.com - Polres Aceh Utara bekerjasama dengan PT. Pema Global Energy (PGE) melaksanakan kegiatan Vaksinasi Massal Covid-19 dan pembagian bantuan beras kepada masyarakat yang mengikuti program vaksniasi. Kegiatan tersebut berlangsung di Eks - Civic Mision Clinik (CMC) depan Cluster I, Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara, Rabu (1/9/2021).

Kegiatan vaksinasi massal tahap ini dihadiri langsung Bupati Aceh Utara, Muhammad Taib, Kapolres Aceh Utara AKBP Riza Paisal, Dandim 0103, Letkol (Arm) Oke Kistiyanto, Ketua MPU Aceh Utara, Tgk Abdulmanan, Field Manager PGE, Agung Widyantoro dan Eksternal Relation Manager PGE, Agus Salim.

Baca juga: Komisi III DPRK Aceh Utara dan BPMA Kunjungi PT. PGE, Dukung Operasi Migas Blok B

Hasil pantauan Acehcorner di lapangan terlihat warga sangat antusias mengikuti vaksinasi ini, pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut dibantu jajaran personil Kepolisian dan TNI serta Dinas Kesehatan setempat, serta perwakilan PT PEMA Global Energi.

Bupati Aceh Utara, H. Muhammad Thaib atau yang akrap disapa Cek Mad kepada wartawan di lokasi mengatakan bahwa pihaknya bersama unsur Forkopimda diantaranya Dandim 0103 dan Kapolres Aceh Utara sedang berusaha menurunkan pemberlakuan di Aceh Utara dari Level 3 menjadi lebih rendah lagi.

“Dengan level PPKM turun maka kita tak perlu lakukan menyekatan sehingga masyarakat tetap bebas melaksankan kegiatan engan tetap menjalankan prokes, dan tentu salah satu caranya dengan menggencarkan vaksinasi bagi masyarakat, seperti yang kita lakukan hari ini," kata Cek Mad.

Cek Mad juga mengingatkan masyarakat Aceh Utara untuk tetap menjaga prokes dan melkukan vaksinasi sehingga peningkatan kasus positif covid-19 tidak terjadi di Aceh Utara, karena jika kasus positif terus naik maka pemerintah Aceh Utara terpaksa menaikkan level PPKM menjadi level IV sehingga terpaksa haus diberlakukan pembatasan dan menyekatan seperti yang sduah dilakukan di Banda Aceh dan Lhokseumawe. (DA)

 

0 Komentar

https://www.olg.link/