![]() |
| Antrian panjang di salah satu SPBU di Banda Aceh - Foto: Redaksi Acehcorner.com |
Banda Aceh | Acehcorner.com - Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Banda Aceh mengalami antrean panjang kendaraan dalam dua hari terakhir. Kondisi ini dipicu oleh aksi panic buying masyarakat setelah beredarnya pernyataan bahwa ketahanan energi Indonesia, khususnya cadangan BBM, disebut hanya mampu bertahan sekitar 23 hari.
Pantauan di beberapa SPBU di kawasan Banda Aceh pada Jumat (6/3/2026) menunjukkan antrean kendaraan roda dua dan roda empat mengular hingga ke badan jalan. Banyak pengendara memilih mengisi bahan bakar dalam jumlah penuh karena khawatir akan terjadi kelangkaan dalam waktu dekat.
Salah seorang warga, Ridwan (38), mengaku sengaja mengisi tangki mobilnya hingga penuh meski harus mengantre lebih lama dari biasanya. Ia mengatakan kekhawatiran muncul setelah membaca informasi tentang terbatasnya cadangan energi nasional.
“Biasanya saya isi setengah saja, tapi sekarang saya isi penuh. Takut nanti susah dapat BBM kalau benar cadangannya cuma cukup beberapa minggu,” ujarnya.Hal serupa juga disampaikan oleh pengendara sepeda motor lainnya yang mengaku datang lebih awal ke SPBU untuk menghindari antrean yang lebih panjang. Namun, lonjakan pembelian justru membuat antrean terus bertambah sepanjang hari.
Beberapa petugas SPBU mengatakan peningkatan jumlah pembeli terjadi sejak informasi mengenai ketahanan energi tersebut ramai dibicarakan di media sosial dan berbagai platform pesan singkat.
“Biasanya antrean normal saja, tapi sejak kemarin kendaraan yang datang jauh lebih banyak. Banyak yang langsung isi penuh,” kata salah seorang petugas SPBU di kawasan pusat kota Banda Aceh.
Fenomena panic buying ini membuat arus lalu lintas di sekitar SPBU sempat terganggu karena kendaraan yang mengantre meluas hingga ke jalan utama.
Pengamat energi menilai kepanikan masyarakat sering kali dipicu oleh informasi yang tidak dipahami secara utuh. Pernyataan mengenai ketahanan energi biasanya merujuk pada cadangan operasional nasional yang bersifat dinamis karena pasokan BBM terus berjalan melalui impor maupun distribusi dari kilang dalam negeri.
Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap membeli BBM secara wajar dan tidak melakukan penimbunan, agar distribusi bahan bakar tetap berjalan normal dan dapat diakses oleh seluruh pengguna.
Hingga berita ini diturunkan, pasokan BBM di sejumlah SPBU di Banda Aceh masih terpantau tersedia, meskipun antrean kendaraan masih terlihat di beberapa lokasi. [ ]



0 Komentar