Warga Tanah Luas Ditemukan Meninggal di Kebun, Diduga Tertimpa Dahan Pohon
![]() |
| Jenazah korban saat di rumah duka (Dok Ist) |
Korban diduga meninggal dunia akibat tertimpa dahan pohon
saat sedang bekerja memotong pohon manggis menggunakan gergaji rantai
(chainsaw).
Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto, S.H., M.H melalui
Kapolsek Tanah Luas AKP Mahmud, S.E menjelaskan, berdasarkan informasi yang
diperoleh pihaknya, korban berangkat dari rumahnya pada pukul 10.00 WIB menuju
kebun Tgk. Firdaus untuk memotong pohon manggis yang rencananya akan dijadikan
kayu.
“Hingga waktu Magrib, korban tidak kunjung pulang. Sekira
pukul 19.30 WIB, istri korban, Rizatillah, bersama mertuanya Danial dan abang
ipar korban Hasanuddin, pergi mencari ke kebun tempat korban bekerja,” ujar
Kapolsek.
Setibanya di lokasi, pihak keluarga menemukan korban dalam
keadaan tidak bernyawa, tertimpa dahan pohon langsat sepanjang enam meter.
Dahan tersebut menghimpit paha bagian atas korban. Di samping tubuh korban
ditemukan gergaji rantai (chainsaw) masih berada di atas bahu sebelah kirinya.
Tubuh korban telah terbujur kaku dan menunjukkan tanda-tanda tidak bernyawa.
Saudara Danial kemudian meminta bantuan warga untuk
mengevakuasi jenazah. Dahan pohon langsat yang menimpa korban diangkat, dan
jasad korban dibawa pulang ke rumah duka yang berjarak sekitar satu kilometer
dari lokasi kejadian dengan cara ditandu oleh keluarga dan warga sekitar.
“Jenazah korban telah dipulangkan ke rumah duka di Gampong
Leuhong dan akan segera dilakukan prosesi Fardhu Kifayah serta pemakaman,”
tambah AKP Mahmud.
Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap korban dan
telah menandatangani surat pernyataan penolakan. Dari pemeriksaan luar, kondisi
tubuh korban tampak lebam akibat tertimpa dahan dan menghitam di bagian bahu,
diduga akibat paparan asap dari gergaji rantai.
"Kami dari Polsek Tanah Luas turut berbelasungkawa dan
turut berduka atas musibah yang menimpa almarhum," tutup AKP Mahmud. (Ril)


0 Komentar