Pemerintah Aceh Dukung Penguatan Gerakan PKK sebagai Mitra Pembangunan Daerah
![]() |
Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Muhammad Diwarsyah,
disebutkan bahwa Gerakan PKK merupakan bagian integral dari pembangunan daerah
karena menyasar langsung pondasi utama masyarakat, yaitu keluarga. Oleh karena
itu, dukungan terhadap PKK tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah
provinsi, tetapi juga harus menjadi komitmen seluruh pemerintah kabupaten/kota
di Aceh.
“Pemerintah Aceh menyadari bahwa keberhasilan pembangunan
tidak bisa hanya bertumpu pada kerja birokrasi. Perlu ada sinergi dan kemitraan
erat dengan organisasi kemasyarakatan seperti PKK, yang memiliki struktur kuat
hingga ke tingkat desa,” ujar Diwarsyah dalam sambutannya.
Ia menekankan pentingnya sinergi program antara PKK dan
pemerintah daerah agar pelaksanaan pembangunan dapat lebih tepat sasaran dan
memberikan dampak luas kepada masyarakat.
Forum Rapat Konsultasi TP PKK se-Aceh tahun ini dinilai
cukup penting sebagai ruang konsolidasi dan perencanaan bersama dalam menjawab
berbagai tantangan sosial yang bersumber dari keluarga. Tantangan tersebut
antara lain tingginya angka stunting, penyalahgunaan narkoba, hingga persoalan
ekonomi rumah tangga.
“PKK memiliki peran penting dalam menjawab tantangan
tersebut, terutama melalui peningkatan kapasitas kader, pemanfaatan teknologi
informasi, serta pelatihan dan regenerasi kader yang berkelanjutan,” lanjutnya.
Kegiatan yang dirangkai dengan peringatan Hari Kesatuan
Gerak PKK ke-53 ini diharapkan menjadi momen yang tepat bagi seluruh elemen
gerakan PKK di Aceh untuk menyatukan langkah, memperkuat jejaring kerja, serta
merancang program-program yang kontekstual dan inovatif dalam menjawab
tantangan zaman.
Sementara itu, Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir dalam
arahannya menekankan kepada seluruh struktur PKK, mulai dari provinsi hingga
kabupaten/kota, untuk memperkuat kekompakan internal sehingga berbagai target
kerja dapat diwujudkan dengan lebih mudah. Marlina juga meminta para pengurus
untuk memahami dan menghayati sepenuhnya makna serta tujuan organisasi,
sehingga tidak sekadar mengemban posisi dalam struktur.
"Semoga ke depan semuanya bisa semakin kompak dan
menjaga semangat kebersamaan dalam mewujudkan tanggung jawab," kata Marlina.
Ketua Staf Ahli PKK Aceh, Mukarramah, yang juga istri Wakil
Gubernur Aceh, turut hadir dan membacakan sambutan Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri
Suswati Tito Karnavian, yang menekankan pentingnya peneguhan komitmen terhadap
pelaksanaan 10 program pokok PKK. Sambutan tersebut merupakan bagian dari
rangkaian peringatan HKG PKK ke-53 yang sebelumnya dipusatkan secara nasional
di Kalimantan Timur.
Sementara itu, Rapat Konsultasi TP PKK se-Aceh dan
Peringatan HKG PKK ke-53 tersebut turut dirangkai dengan pengumuman para
pemenang lomba Gampong Mawaddah Warahmah tingkat Provinsi Aceh Tahun 2024, yang
menilai pelaksanaan 10 program pokok PKK di seluruh kabupaten/kota. Berikut daftar
pemenang:
Daftar Pemenang
Gampong Mawaddah Warahmah Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2024:
1. Peringkat I – Gampong Alur Mentawak, Kecamatan Kejuruan
Muda, Kabupaten Aceh Tamiang (Nilai: 891)
2. Peringkat II – Gampong Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten
Aceh Besar (Nilai: 803)
3. Peringkat III – Gampong Paya Seunara, Kecamatan Suka Karya,
Kota Sabang (Nilai: 802)
4. Harapan I – Gampong Ujong Kalak, Kecamatan Johan
Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat (Nilai: 759)
5. Harapan II – Gampong Mane, Kecamatan Mane, Kabupaten
Pidie (Nilai: 751)
6. Harapan III – Gampong Lauke, Kecamatan Simeulue Tengah, Kabupaten Simeulue (Nilai: 725)
7. Kategori Hiburan: Gampong Bukit Gadeng, Kota Bahagia, Kabupaten Aceh Selatan (717)
Gampong Samuti Aman, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen
(698)
Gampong Naleung, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur (685)
Gampong Blang Rongka, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten
Bener Meriah (653)
Penghargaan ini diharapkan dapat mendorong gampong-gampong lainnya untuk terus meningkatkan pelaksanaan program PKK dalam memperkuat ketahanan keluarga dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Ril)


0 Komentar