AJI Lhokseumawe Inisiasi Pendirian Gedung Jurnalisme

Desain Gedung Jurnalisme AJI Lhokseumawe

Lhokseumawe | Acehcorner.com - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Lhokseumawe menginisiasi pendirian Gedung Jurnalisme di Lhokseumawe. Gedung dengan desain dua lantai berukuran 20 x 25 meter itu direncanakan akan dibangun di Jalan Haji Nafi, Nomor 20, Kota Lhokseumawe, di tanah milik AJI Lhokseumawe.

Ketua AJI Lhokseumawe, Irmansyah, dalam keterangannya mengatakan kegiatan itu lahir dari ide sejumlah jurnalis berbagai media di Lhokseumawe untuk memiliki gedung permanen yang pendanaannya dihimpun dari partisipasi publik. Sehingga, dipastikan dana pembangunan gedung itu dari urunan publik yang pro akan kebebasan pers, demokrasi, dan hak asasi manusia.

“Secara umum gedung ini akan memiliki ruang kerja bersama, perpustakaan, administrasi, dan aula untuk tempat pelatihan. Sisi lain ada musala dan roof top sebagai tempat diskusi terbuka,” kata Irman didampingi Sekretaris AJI Lhokseumawe, Jafaruddin, dan Ketua Panitia Pendirian Gedung Jurnalisme, Masriadi Sambo, Jumat (25/2/2022).

Dia menyebutkan penggalangan dana ini dibuka mulai 25 Februari 2022 hingga batas waktu tidak ditentukan. “Semakin cepat dana terkumpul, semakin cepat penggalangan dana kita tutup,” katanya.

“70 persen gedung ini sebenarnya milik publik. Artinya ke depan setelah gedung selesai, jika ada pegiat pers, mahasiswa, santri, pegiat demokrasi dan hak asasi manusia, dan elemen sipil lainnya bisa menggunakan gedung ini untuk tempat acara secara gratis," ujar Irman.

Dia berharap partisipasi publik Aceh dan Indonesia mendukung penuh upaya untuk membangun Gedung Jurnalisme sebagai langkah bersama untuk meningkatkan kompetensi jurnalis dan calon jurnalis di Aceh.

“Kami yakin, semakin kompeten jurnalis, semakin bagus produk jurnalistik yang dihasilkan. Dengan begitu, kita harap, bisa menjadi palang pintu untuk mengawal demokrasi semakin berkualitas dan pemerintah berada di jalur yang tepat,” ujarnya.

Dibangun Bertahap

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Gedung Jurnalisme, Masriadi Sambo, menyebutkan pembangunan gedung dilakukan secara bertahap. Tahap pertama akan dibangun fondasi dengan dana sebesar Rp 450 juta, tahap kedua untuk gedung lantai satu dan interior Rp 450 juta, dan tahap ketiga untuk lantai dua dan interior Rp 500 juta.

"Jadi kita mulai bertahap atau rumah tumbuhlah mulai tahun ini. Lalu seiring kemampuan dana kita bangun lagi tahun depan," terang Masriadi.

Panitia pembangunan membuka ruang donasi sebesar Rp1 juta per batu bata atas nama pribadi, dan Rp 10 juta per batu bata atas nama instansi/lembaga. Panitia akan mencatat secara permanen di dinding gedung tersebut seluruh nama donatur. Dalam satu batu bata bisa ditampung sepuluh nama yang akan ditulis secara permanen.

Bagi calon donatur bisa mengisi form pada tautan ini https://bit.ly/formdonaturgedungjurnalisme, agar dapat diseleksi oleh panitia. Panitia memberikan catatan bahwa pihak-pihak yang ingin berdonasi tidak terlibat perkara korupsi dan kejahatan lainnya. Untuk donatur yang di kemudian hari tersangkut kasus kejahatan, maka dananya akan dikembalikan dan namanya dicopot.

Narahubung untuk pembangunan gedung ini yaitu Zaki Mubarak [Serambi Indonesia], Masriadi Sambo [Kompas.com], Agam Khalilullah [Samudrapost.com], Sofyan [RRI], Irmansyah [Portalsatu.com], dan Jafaruddin [Serambi Indonesia].  Kegiatan ini juga didukung jurnalis senior di Lhokseumawe, Nasir Husen, Ayi Jufridar, Agustiar, dan Saiful Bahri. (AJI Lhokseumawe)


0 Komentar

https://www.olg.link/