Agar Bisa Lepas Kangen dengan Keluarga, PMI Lhokseumawe Berikan Layanan Komunikasi Kepada Pengungsi Rohingya

Relawan PMI Lhokseumawe dan UNHCR sedang memberikan layanan komunikasi kepada pengungsi Rohingya untuk dapat berkomunkasi dengan keluarganya di lokasi penampungan sementara Gedung BLK, Desa Meunsah Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Rabu (26/1/2022). (Dok PMI Lhokseumawe)

Lhokseumawe | Acehcorner.com - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Lhokseumawe, memberikan layanan komunikasi Restoring Family Link ( RFL ) kepada pengungsi Rohingya yang ditampung di Gedung BLK, Desa Meunsah Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.

Ketua PMI Kota Lhokseumawe, Junaidi Yahya mengatakan, layanan RFL tersebut merupakan sebagai pemulihan hubungan dengan keluarga, sehingga para pencari suaka tersebut bisa berkomunikasi dengan keluarganya dengan menggunakan telepon seluler.

“Para pengungsi Rohingya tersebut ada membawa nomor telepon keluarganya, kemudian kita memfasilitas agar bisa berkomunikasi dengan telepon seluler, tapi dengan waktu yang ditentukan, juga didampingi oleh penerjemah dari UNHCR,” ujar Junaidi Yahya, Rabu (26/1/2022).

Junaidi Yahya menambahkan, pengungsi Rohingya tersebut lebih banyak menghubungi keluarganya di Negara Bangladesh dan kemudian menghubungi suaminya yang sedang berada di Malaysia.

Selain melakukan RFL, PMI Lhokseumawe juga memberikan pelayanan Psychosocial Support Programme atau pemulihan trauma, hal tersebut penting untuk dilakukan apalagi mereka sudah berbulan-bulan berada di tengah laut.

Dengan adanya pelayanan tersebut bisa membantu memulihkan kembali psikologis, sehingga mengembalikan senyum ceria mereka dan kejenuhan di tempat penampungan, terutama bagi anak-anak.

“Dengan adanya layanan ini, semua mereka menjadi ceria kembali. Apalagi sebelumnya sudah berada di tengah laut selama berbulan-bulan, tentunya mengalami berbagai gangguan psikologis,” tutup Junaidi Yahya. (Ril) 

0 Komentar

https://www.olg.link/