Bersantai di Arabia Terrace, Mengembalikan Kejayaan Peunayong


Banda Aceh | Acehcorner.com – Manajemen Arabia Terrace Café kini membuka resmi kafe dengan konsep teras di hotel Arabia, Jalan Khairil Anwar, Peunayong, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh.

Arabia Terrace berupaya mengembalikan kejayaan pusat kuliner Aceh tempo dulu itu, Peunayong. Dulu, Peunayong dikenal dengan konsep jajanan malam dan pusat kuliner di Banda Aceh. Maka, disebut dengan nama Rex Peunayong, medio 1980-2000.

Belakangan, modernisasi kota merubah semuanya. Konsep rex menjadi bundaran dengan aneka pedagang kaki lima. Namun, bagi sebagian wisatawan, konsep lama, lebih menyenangkan.

Ini lokasi legendari dan penuh kenangan. Itu pula yang dibidik Arabia Terrace Kafe.

Direktur Operasi Arabia Group, Banda Aceh, Iwan Wahyudi, Rabu (29/12/2021) menyebutkan, kafe baru itu dibuka sepekan lalu. Konsep utamanya teras, karena letaknya memang berada di teras hotel.

Untuk menu, semua menu lokal, mulai sate Matang, mie Aceh dengan padu padan udang, daging, telur dan aneka khas kopi Aceh, mulai dari Robusta hingga Arabica. Semua tersedia dengan harga ramah di kantong.

“Kita ingin kembalikan kejayaan Peunayong masa lalu. Dulu orang ingat Banda Aceh, pasti hanya ingat dua hal, yaitu ingat Masjid Raya Baiturrahman dan ingat Peunayong. Kami ingin, kafe ini menjadi pemantik ingatan orang,” kata Iwan.

Dia menyebutkan, nilai historis membuat manajemen memberanikan diri membuka usaha ditengah pandemi Covid-19.

“Ini bukan buat tamu hotel saja. Ini kita buka buat masyarakat umum. Kita tutup hingga pukul 23.00 WIB. Kami pastikan, lokasi ini nyaman berada di lantai dua dan bisa masuk dengan mudah bagi masyarakat umum,” katanya.

Untuk memanjakan pengunjung sambung Iwan, setiap akhir pekan akan digelar live musik. Dulu, Peunayong juga banyak pengamen dan seniman berkumpul. Kini, Arabia juga menggandeng musisi lokal untuk memanjakan para pengunjung.

“Konsep Peunayong lama kita modernisasi. Sebenarnya sama saja, dulu ada pengamen di rex. Sekarang ada musisi di kafe, semuanya sama,” kata Iwan.

Dia berharap, kafe itu bisa menjadi rujukan masyarakat luar Aceh yang berkunjung ke Banda Aceh. “Semoga orang akan ingat lagi bahwa ke Banda Aceh, harus ke Peunayong. Ada Arabia Terace yang menjaga legenda Peunayong sebagai pusat kuliner Aceh,” pungkasnya. (MS)

0 Komentar

https://www.olg.link/