Tanggul Jebol Belum Diperbaiki, Warga Samudera Khawatir Banjir Susulan

Kondisi tanggul yang jebol di Gampong Tanjong Awe, saat banjir melanda gampon tersebut beberapa hari yang lalu. (Dok Ist)

Aceh Utara | Acehcorner.com – Warga Gampong Tanjong Awe, Kecamatan Samudera, Aceh Utara mengaku khawatir dengan banjir susulan, karena tanggul Krueng Pase yang jebol sepanjang 100 meter saat banjir besar beberapa hari lalu hingga saat ini Rabu (6/10/2021) belum diperbaiki.

Menurut warga jika terjadi banjir susulan maka pasti akan meluap lagi ke pemukiman karena tanggul sudah jebol sehingga tidak ada lagi yang menahan laju air.

Menurut Afifuddin, Kepala Desa Tanjong Awe, hingga kini tanggul jebol itu belum diperbaiki Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, sehingga ada kemugkinan jika terjadi banjir lagi maka dampak dampaknya akan lebih parah dirasakan masyarakat dibandingkan banjir beberapa hari lalu.

“Dengan kondisi tanggul yang jebol seperti sekarang maka air akan langsung ke rumah-rumah warga, itu bisa jadi akan seperti banjir bandang, ini sangat mengkhawatirkan kami,” kata Afifuddin.

Menurutnya, tanggul jebol itu berada di tiga titik, yaitu titik pertama jebol sepanjang 80 meter, titik kedua dan ketiga masing-masing sepanjang 15 meter. Sehingga total 100 meter tanggul jebol.

“Saya sudah sampaikan ke BPBD Aceh Utara saat meninjau lokasi banjir. Saya minta ini segera diperbaiki. Jika tidak, bukan hanya pemukiman kami yang berbahaya, tapi juga tanaman padi bisa mati terendam banjir. Apalagi ini musim penghujan,” katanya.

Menaggapi hal tersebut, Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Aceh Utara, Murzani, menyebutkan, dirinya sudah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Aceh untuk melaporkan tanggul jebol itu.

“Kami sudah koordinasi ke Dinas PU Provinsi Aceh, karena itu kewenangan mereka. Kita belum bisa pastikan kapan diperbaiki,” terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, banjir merendam lima desa di Kecamatan Samudera, Aceh Utara. Banjir juga merusak satu rumah warga dan merendam satu sekolah serta jalanan lintas nasional 1 Oktober 2021. Banjir tersebut diakibatkan oleh jebolya tanggul sungai Krueng Pase di Gampong Tanjong Awe, Kec. Samudera, Aceh Utara. (DA)

 

0 Komentar

https://www.olg.link/