Mahasiswa Demo Kejari Terkait Kasus Tanggul Cunda-Meuraksa

Mahasiswa yang tergabung dalam Serikat Mahasiswa Nasional Indonesia, melakukan aksi demonstrasi di depan gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhokseumawe, Rabu (23/6/2021) (Dhani/Acehcorner)

Lhokseumawe | Acehcorner.com - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Serikat Mahasiswa Nasional Indonesia, melakukan aksi demonstrasi di depan gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhokseumawe, Rabu (23/6/2021).

Dalam aksi itu para mahasiswa mendesak Kejati Kota Lhokseumawe untuk menindaklanjuti kasus pembangunan tanggul Cunda- Meraksa yang sedang ditangani Kejaksaan.

Para mahasiswa mengusung sejumlah poster dan berorasi tepat di depan kantor Kejaksaaan Lhokseumawe yang berada di Jalan Tgk. Cik Ditiro, Lhokseumawe.

Aksi tersebut mendapatkan pengawalan pihak kepolisan dari Polres Lhokseumawe.

Beberapa saat mereka melakukan aksi, para mahasiswa dipersilahkan masuk dan bertemu dengan Kajari Lhokseumawe, Dr Mukhlis SH MH, untuk berdialog.

Selanjutnya, koordinator aksi menyerahkan petisi kepada Kajari Lhokseumawe yang langsung ditandatangani oleh Kajari.

Baca juga: KPK Kembali Periksa Sejumlah Pejabat Aceh

Koordinator Aksi, Yudi Ansyah Katiara, mengatakan, terkait pembangunan tanggul Cunda Meuraksa, maka pihaknya meminta Kejari Kota Lhokseumawe untuk menindaklanjuti kasus proyek Cunda-Meuraksa.

“Kami mendesak pihak Kejati Lhokseumawe untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap pihak terkait, dan untuk segera melakukan penetapan tersangka” ungkap Yudi.

Sebagaimana informasi sebelumnya, penyidik Kejari Lhokseumawe pada awal Januari 2021 mulai melakukan pengumpulan barang bukti dan keterangan (Pulbaket), terkait proyek lanjutan pembangunan pengaman pantai Cunda-Meuraksa tahun 2020.

Penyelidikan itu dilakukan jaksa, setelah mendapat laporan dari sejumlah warga dan LSM dugaan kasus tersebut.

Lalu pada akhir Januari 2021, Kejari Lhokseumawe melayangkan surat kepada BPKP Perwakilan Aceh untuk proses lanjutan dugaan penyelewengan Proyek Pengaman Pantai Cunda Meuraksa Lhokseumawe.

Dalam surat itu, jaksa meminta audit investigasi terhadap proyek pembangunan pengamanan Pantai Cunda -Meuraksa Tahun 2020. Hasil audit BPKP juga sudah diterima pihak kejaksaan.

 

 

0 Komentar

https://www.olg.link/